PERAN INDONESIA DALAM MEWUJUDKAN DEMOKRATISASI ASEAN 1998 – 2010

PERAN INDONESIA DALAM MEWUJUDKAN DEMOKRATISASI ASEAN 1998 – 2010
复制标题

印度尼西亚 DALAM MEWUJUDKAN 民主党 东盟 1998 – 2010

DOI:
10.21831/moz.v8i1.10767
复制
发表时间:
2016
期刊:
--
影响因子:
--
通讯作者:
Danar Widiyanta
Danar Widiyanta
中科院分区:
--
文献类型:
--
作者:
Danar Widiyanta

文献摘要

被引文献

相似文献

摘要 1998年以来,东盟的民主化进程取得了重大进展。印度尼西亚希望通过这一行动来推动东盟组织的重要行动。东盟民主化进程的一个重要组成部分是由它来推动的。东盟领导人最近开始关注影响亚洲政治稳定的地区冲突。东盟国家不可能实现地理一体化,但它们的地缘政治优势是显而易见的。各国经济水平的提高意味着各国必须实施共同的发展目标。这是东盟的一项重要战略。过去10年来,东盟领导人一直在努力保护东盟。 摘要 1998年以来,东盟的民主化进程取得了重大进展。印度尼西亚承诺采取这一措施来应对东盟组织中具有重要意义的问题。东盟民主化进程的一个重要组成部分是由它来推动的。东盟领导人最近开始关注影响亚洲政治稳定的地区冲突。东盟国家不可能实现地理一体化,但它们的地缘政治优势是显而易见的。各国经济水平的提高意味着各国必须实施共同的发展目标。这是东盟的一项重要战略。过去10年来,东盟领导人一直在努力保护东盟。
ABSTRAK Perubahan yang terjadi pada tahun 1998, telah merubah pula kebijakan tentang demokratisasi di ASEAN. Indonesia mencoba memasukkan gagasan tersebut untuk mempertahankan peran yang signifikan dalam organisasi ASEAN. Ada beberapa kendala dalam pelaksanaan demokratisasi di ASEAN yang disebabkan oleh beberapa hal. Latar belakang pendirian ASEAN cenderung karena dorongan dari pikiran luar kawasan yang menginginkan stabilitas politik di Asia Tenggara. Negara-negara ASEAN secara alamiah tidak terintegrasi secara geografis, sehingga posisi geopolitik setiap negara anggotanya berbeda-beda. Perbedaan level ekonomi antarnegara menyebabkan adanya perbedaan kemampuan mengimplementasikan suatu kesepakatan antarnegara. Kendala lain adalah ketiadaan kepemimpinan ASEAN. Selama 10 tahun terakhir tidak ada pemimpin ASEAN yang berani mengambil inisiatif kepemimpinan di ASEAN. ABSTRAK Perubahan yang terjadi pada tahun 1998, telah merubah pula kebijakan tentang demokratisasi di ASEAN. Indonesia mencoba memasukkan gagasan tersebut untuk mempertahankan peran yang signifikan dalam organisasi ASEAN. Ada beberapa kendala dalam pelaksanaan demokratisasi di ASEAN yang disebabkan oleh beberapa hal. Latar belakang pendirian ASEAN cenderung karena dorongan dari pikiran luar kawasan yang menginginkan stabilitas politik di Asia Tenggara. Negara-negara ASEAN secara alamiah tidak terintegrasi secara geografis, sehingga posisi geopolitik setiap negara anggotanya berbeda-beda. Perbedaan level ekonomi antarnegara menyebabkan adanya perbedaan kemampuan mengimplementasikan suatu kesepakatan antarnegara. Kendala lain adalah ketiadaan kepemimpinan ASEAN. Selama 10 tahun terakhir tidak ada pemimpin ASEAN yang berani mengambil inisiatif kepemimpinan di ASEAN.