Penyegaran Guru tentang Asesmen Kompetensi Minimum pada Mata Pelajaran PJOK melalui Pelatihan Berbasis Komunitas Guru

Penyegaran Guru tentang Asesmen Kompetensi Minimum pada Mata Pelajaran PJOK melalui Pelatihan Berbasis Komunitas Guru
复制标题

Penyegaran Guru tentang Asesmen Kompetensi Minimum pada Mata Pelajaran PJOK Melalui Pelatihan Berbasis Komunitas Guru

DOI:
10.26877/jpom.v2i2.10205
复制
发表时间:
2021
期刊:
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat (JPOM)
影响因子:
--
通讯作者:
L. Parry
L. Parry
中科院分区:
--
文献类型:
--
作者:
A. Siebel;R. Bathgate;L. Parry

文献摘要

被引文献

相似文献

国家安全委员会(AN)将国家安全委员会视为一项新的巴鲁,该政策需要得到教育界领袖的支持和支持。最低限度竞争力(AKM)是一项旨在确保所有人都能在安全环境中生存的战略。在Mojokerto,AKM的社会主义者们被导师们告知了导师们所提供的信息。因此,这一行动是在科塔地区的MGMP Matapelajaran PJOK社区的基础上建立的AKM社区。需求评估、计划制定、计划执行和计划评估的方法。需求评估是PKM和MGPM PJOK之间的一项重要内容。这些材料可以作为PJOK导师的参考。只有通过医疗协议才能吸引对医疗服务进行评估的人。健康评估的结果表明,健康水平(4.75)的健康水平降低了健康水平(4.85)的健康水平。最重要的是,领袖们必须生产与KD和AKM的恐怖主义有关的社会产品。
Pemberlakuan Asesmen Nasional (AN) sebagai pengganti Ujian Nasional merupakan kebijakan baru yang perlu didukung dan dikuatkan melalui kesiapan para guru sebagai pelaksana utama di tingkat satuan pendidikan. Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) merupakan satu bentuk dari pelaksanaan AN yang diberlakukan untuk semua mata pelajaran di sekolah. Di Mojokerto, sosialisasi tentang AKM terbatas diikuti oleh guru-guru tertentu mengakibatkan kurang meratanya informasi yang diperoleh guru. Untuk itu, tujuan pengabdian ini adalah memberikan penyegaran kepada guru tentang AKM berbasis komunitas guru berupa MGMP Matapelajaran PJOK di kota Mojokerto. Metode pelatihan dilakukan melalui need assessment, penyusunan program pelatihan, pelatihan, dan evaluasi pelaksanaan pelatihan. Need assessment dilakukan dengan cara melakukan diskusi tim PKM bersama perwakilan MGPM PJOK yang membahas materi pelatihan. Disusun materi pelatihan sesuai dengan kebutuhan para guru PJOK. Selanjutnya dilakukan pelatihan secara luring sekaligus dilaksanakan evaluasi pelaksanaan pelatihan sesuai dengan protokol kesehatan. Hasil evaluasi pelaksanaan pelatihan dapat dijelaskan bahwa kualitas pelaksanaan pelatihan masuk dalam kategori baik sekali (4.75) sedangkan dampak pelaksanaan pelatihan masuk dalam kategori baik sekali (4.85). Terbukti bahwa para guru menghasilkan produk berupa soal-soal yang relevan dengan KD dan materi terpilih sesuai dengan karakteristik AKM.