Peradaban dan Produktivitas dalam Perspektif Bonus Demografi serta Generasi Y dan Z

Peradaban dan Produktivitas dalam Perspektif Bonus Demografi serta Generasi Y dan Z
复制标题

生产和生产 Perspektif Bonus Demografi serta Generasi Y dan Z

DOI:
10.2121/sosiohumanika.v10i2.920
复制
发表时间:
2017
期刊:
影响因子:
--
通讯作者:
M. Subandowo
M. Subandowo
中科院分区:
--
文献类型:
--
作者:
M. Subandowo

文献摘要

被引文献

相似文献

简历:如果实现人口转型,就必须确保持续的教育,而这一点可以通过提高生育率和死亡率的教育结构来实现,而不是通过提高生育率和死亡率来实现。这意味着在特定的人口红利和小规模的Y世代和Z世代中根除和提高生产率。通过质量和桌面分析方法,这一举措解决了印尼在全球化和信息技术发展时代面临的就业、生产力、人口红利以及Y和Z两代领导人的挑战。过去的经验还表明,在IPTEK(石油和技术研究所)的发展和全球化进程中,人类的发展是不可或缺的。Y和Z两代人也是同样需要再生的一代人,他们的目标是实现可持续发展。我们需要在改变现状的同时改变现状。我们需要一个能够适应并能有效应对气候变化的系统。积极的教育成果的获得,主要是通过专业和技术手段来提高投资回报率。如果这些国家能够在贫困和贫穷的情况下实现经济再生,美国生产力的长期增长取决于人口红利和人口转型带来的高质量和高生产率。KATA KUNCI:R generasi; P radaban; P roduktivitas ; T transisi D emografi ; Generasi Y dan Z.摘要:“人口红利与Y、Z世代视角下的文明与生产力”。从人口转型现象来看,文明表明人口资源日益丰富,这可以从人口结构从高生育率和高死亡率转变为低生育率和低死亡率的发展模式中得到证明。本文从人口红利和Y、Z两代人的出现的角度来考察文明和生产力。使用定性方法和连续分析,本文探讨了有关文明,生产力,人口红利的问题,以及它们的相关性与出现的Y和Z世代在印尼民族国家生活的背景下,在全球化和IT(信息技术)的发展。研究结果还表明,文明的再生面临着科技发展和全球化进程的挑战。Y世代和Z世代都是文明的再生者,都有机会面对时代的挑战。每一种文明在面对未来时都面临着许多不确定性。它需要一个能够明智地采纳和解释当代价值观的系统。高学历劳动力的比例是一个积极的症状,作为一个代理的专业技术人员在就业投资的增加。每个国家在处理人口问题时都有不同的再生政策。需要仔细规划,以便在人口结构转型期间的生产力年龄人口将具有所需的质量和生产力。关键词:再生;再生;生产率;地形转换; Y代和Z代。作者:Dr. M。Subandowo adalah Dosen Senior di Program Pascasarjana UNIPA(Universitas PGRI [Persatuan Guru Republik Indonesia] Adibuana)Surabaya,贾瓦帖木儿,Indonesia.为了培养学术人才,我们需要电子邮件:subanindi@gmail.com建议引用:Subandowo,M.(2017年)。“Peradaban dan Produktivitas dalam Perspektif Bonus Demografi serta Generasi Y dan Z”in SOSIOHUMANIKA:Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan,Volume 10(2),November,pp.191-208.万隆,印度尼西亚:Minda Masagi出版社和UNIPA Surabaya,ISSN 1979-0112。文章时间轴:接受(2017年9月15日);修订(2017年10月20日);和发布(2017年11月30日)。
RESUME: Peradaban, jika dikaji dari g ejala transisi demografi , memperlihatkan susunan penduduk yang makin sempurna , yang dapat ditunjukkan dengan pergeseran struktur penduduk dari tingkat fertilitas tinggi dan mortalitas tinggi ke pola perkembangan penduduk yang memiliki tingkat fertilitas rendah dan mortalitas rendah. Makalah ini mengkaji tentang p eradaban dan p roduktivitas dalam per spektif bonus demografi serta munculnya G enerasi Y dan Z . Dengan menggunakan metode kualitatif dan analisis-deskriptif, tulisan ini mengkaji hal ihwal yang berkenaan dengan masalah peradaban, produktivitas, bonus demografi, serta kaitannya dengan kemunculan Generasi Y dan Z dalam konteks kehidupan negara-bangsa Indonesia di era globalisasi dan perkembangan IT (Information Technology). Hasil kajian juga menunjukan bahwa r egenerasi peradaban manusia dihadapkan pada perkembangan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) serta proses globalisasi. Generasi Y dan Z adalah regenerasi peradaban yang sama-sama mempunyai peluang untuk menghadapi tantangan zaman. Setiap peradaban menghadapi kegamangan dalam menghadapi masa depan. Diperlukan sistem yang dapat mengadopsi dan memaknai nilai-nilai kontemporer secara bijaksana. Persentase angkatan kerja berpendidikan tinggi merupakan gejala positif, sebagai proksi dari meningkatnya tenaga profesional dan teknisi dalam investasi lapangan kerja. Setiap negara mempunyai kebijakan regenerasi yang berbeda dalam menangani masalah ke penduduk an . Diperlukan perencanaan yang cermat agar penduduk usia produktif pada masa terjadinya bonus demografi dan transisi demografi benar-benar memiliki kualitas dan produktivitas yang diinginkan. KATA KUNCI : R egenerasi ; P eradaban ; P roduktivitas ; T ransisi D emografi ; Generasi Y dan Z. ABSTRACT : “Civilization and Productivity in the Perspectives of Demographic Bonus as well as Y and Z Generations”. Civilization, when studied from the demographic transition phenomenon, shows an increasingly well-resourced population, which can be demonstrated by the shifting of population structures from high fertility and high mortality to patterns of development of people with low fertility and low mortality rates. This paper examines civilization and productivity in the perspectives of demographic bonuses and the emergence of Y and Z Generations. Using qualitative methods and descriptive-analysis, this paper examines issues pertaining to issues of civilization, productivity, demographic bonuses, and their relevance with the emergence of Y and Z Generations in the context of Indonesian nation-state life in the era of globalization and the development of IT (Information Technology). The results of the study also show that r egeneration of civilization is faced with the development of science and technology an d the process of globalization. Y and Z Generation s are the regeneration of civilization alike ha d the opportunity to face the challenges of the times. Every civilization faces a great deal of uncertaintly in the face of the future. It is r equired systems that can adopt and interpret contemporary values wisely. The percentage of highly educated workforce is a positive symptom, as a proxy of the increasing professionals and technicians in employment investment. Each country has a different regeneration polic y in dealing with population issues. Careful planning is needed , so that the productivite age population during the demographic transtitions will have the desired quality and productivity. KEY WORD : R egeneration ; C ivilization ; P roductivity ; D emographic T ransition ; Y and Z Generations . About the Author: Dr. M. Subandowo adalah Dosen Senior di Program Pascasarjana UNIPA (Universitas PGRI [Persatuan Guru Republik Indonesia] Adibuana) Surabaya, Jawa Timur, Indonesia. Untuk kepentingan akademik, penulis dapat dihubungi melalui email: subanindi@gmail.com Suggested Citation: Subandowo, M. (2017). “Peradaban dan Produktivitas dalam Perspektif Bonus Demografi serta Generasi Y dan Z” in SOSIOHUMANIKA: Jurnal Pendidikan Sains Sosial dan Kemanusiaan , Volume 10(2), November, pp.191-208. Bandung, Indonesia: Minda Masagi Press and UNIPA Surabaya, ISSN 1979-0112. Article Timeline: Accepted (September 15, 2017); Revised (October 20, 2017); and Published (November 30, 2017).