EKONOMI KELEMBAGAAN PANGAN

EKONOMI KELEMBAGAAN PANGAN
复制标题

经济 KELEMBAGAAN PANGAN

DOI:
--
复制
发表时间:
2005
期刊:
--
影响因子:
--
通讯作者:
Bustanul Arifin
Bustanul Arifin
中科院分区:
--
文献类型:
--
作者:
Bustanul Arifin

文献摘要

被引文献

相似文献

印度尼西亚,印尼,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚,印度尼西亚在中国,中国是一个经济强国,中国是一个经济强国,中国是一个经济强国,中国是一个经济强国。马扎·佩米吉兰经济学者,kelembagaan yang tumbuh sangat at sejak akhir 1990和sebenarya menjadi harapan tersendiri terhadap khazanah pandangan替代dalam研究kebijkan。Akan tetapi, sampai saat ini, tidak banyak文学经济学kelembagaan yang tersedia dan dapat didiis, praktisi dan perumus kebijakan di Indonesia。Buku " Ekonomi Kelembagaan Pangan " yang ada di hadapan pembaca sekalian yang budiman adalah salah satu upaya应用kalangka分析Ekonomi Kelembagaan。Upaya ini bukan saja untuk mengisi kekosonan文学,帝国,经济学,kelembagaan, tetapi juga diharapkan berkontribusi, patatan, kelembagaan, kebijaan, pangan, di tanah air,议程,rekomendasi kebijaan, pangan, depan。Pendekatan tentang keseimbangan ketananan pangan yang digunakan dalam buku ini seharusnya memberi pandangan yang cuup综合tenang tiga dimension penting ketahanan pagan, yitu: ketersediaan, aksesibilitas dan stabilitas harga pangan。
Primitifnya kelembagaan pangan di Indonesia dan di beberapa negara berkembang menjadi faktor sentral dalam perosalan ketahanan pangan yang nyaris tidak berujung. Kelembagaan pangan yang ada saat ini tidak mampu mengikuti irama perputaran roda kehidupan perekonomian, sistem ekonomi-politik dan kondisi eksternal lain yang berubah demikian cepat. Mazhab pemikiran ekonomi kelembagaan yang tumbuh sangat cepat sejak akhir 1990an sebenarnya menjadi harapan tersendiri terhadap khazanah pandangan alternatif dalam studi kebijakan. Akan tetapi, sampai saat ini, tidak banyak literatur ekonomi kelembagaan yang tersedia dan dapat diakses oleh para akademisi, praktisi dan perumus kebijakan di Indonesia. Buku “Ekonomi Kelembagaan Pangan” yang ada di hadapan pembaca sekalian yang budiman adalah salah satu upaya aplikasi kerangka analisis ekonomi kelembagaan. Upaya ini bukan saja untuk mengisi kekosongan literatur empiris ekonomi kelembagaan, tetapi juga diharapkan berkontribusi pada penataan kelembagaan dan kebijakan pangan di tanah air dan agenda rekomendasi kebijakan pangan ke depan. Pendekatan tentang keseimbangan ketananan pangan yang digunakan dalam buku ini seharusnya memberi pandangan yang cukup komprehensif tentang tiga dimensi penting ketahanan pagan, yaitu: ketersediaan, aksesibilitas dan stabilitas harga pangan.