KAJIAN KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DALAM PENGELOLAANSUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN
KAJIAN KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DALAM PENGELOLAANSUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN
复制标题
KAJIAN KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT DALAM PENGELOLAANSUMBERDAYA ALAM DAN LINGKUNGAN
DOI:
--
复制
发表时间:
2009
期刊:
影响因子:
--
通讯作者:
Suhartini
中科院分区:
文献类型:
--
作者:
Suhartini
Kearifan lokal merupakan warisan nenek moyang kita dalam tata nilai
kehidupan yang menyatu dalam bentuk religi, budaya dan adat istiadat. Dalam
perkembangannya masyarakat melakukan adaptasi terhadap lingkungannya dengan
mengembangkan suatu kearifan yang berwujud pengetahuan atau ide, peralatan, dipadu
dengan norma adat, nilai budaya, aktivitas mengelola lingkungan guna mencukupi
kebutuhan hidupnya.
Keanekaragaman pola-pola adaptasi terhadap lingkungan hidup yang ada dalam
masyarakat Indonesia yang diwariskan secara turun temurun menjadi pedoman dalam
memanfaatkan sumberdaya alam dan lingkungannya yang diketahui sebagai kearifan
lokal suatu masyarakat, dan melalui kearifan lokal ini masyarakat mampu bertahan
menghadapi berbagai krisis yang menimpanya. Maka dari itu kearifan lokal penting
untuk dikaji dan dilestarikan dalam suatu masyarakat guna menjaga keseimbangan
dengan lingkungannya dan sekaligus dapat melestarikan lingkungannya. Bertahannya
kearifan lokal di suatu tempat tidak terlepas dari pengaruh berbagai faktor yang akan
mempengaruhi perilaku manusia terhadap lingkungannya. Dalam memahami kearifan
lokal kita perlu mengetahui berbagai pendekatan yang bisa dilakukan antara lain : a)
Politik ekologi (Political Ecology), b) Human Welfare Ecology, c) Perspektif
Antropologi, d) Perspektif Ekologi Manusia, e) Pendekatan Aksi dan Konsekuensi
(Model penjelasan Konstekstual Progressif)
Banyak kearifan lokal yang sampai sekarang terus menjadi panutan masyarakat
antara lain di Jawa (pranoto mongso, Nyabuk Gunung, Menganggap Suatu Tempat
Keramat); di Sulawesi (dalam bentuk larangan, ajakan, sanksi) dan di Badui Dalam
(buyut dan pikukuh serta dasa sila). Kearifan lokal-kearifan lokal tersebut ikut berperan
dalam pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungannya. Namun demikian kearifan
lokal juga tidak lepas dari berbagai tantangan seperti : bertambahnya terus jumlah
penduduk, Teknologi Modern dan budaya, Modal besar serta kemiskinan dan
kesenjangan. Adapun prospek kearifan lokal di masa depan sangat dipengaruhi oleh
pengetahuan masyarakat, inovasi teknologi, permintaan pasar, pemanfaatan dan
pelestarian keanekaragaman hayati di lingkungannya serta berbagai kebijakan
pemerintah yang berkaitan langsung dengan pengelolaan sumberdaya alam dan
lingkungan serta peran masyarakat lokal