Peningkatan Karakter Gotong Royong di Sekolah Dasar

Peningkatan Karakter Gotong Royong di Sekolah Dasar
复制标题

Peningkatan Karakter Gotong Royong di Sekolah Dasar

DOI:
10.31849/lectura.v11i2.4724
复制
发表时间:
2020
期刊:
Lectura : Jurnal Pendidikan
影响因子:
--
通讯作者:
Suharmono Kasiyun
Suharmono Kasiyun
中科院分区:
--
文献类型:
--
作者:
Desti Mulyani;Syamsul Ghufron;Akhwani Akhwani;Suharmono Kasiyun

文献摘要

被引文献

相似文献

这意味着每个人都有自己的利益,每个人都有自己的利益来保护自己的利益。这是因为,在教育领域,教师的教育水平一直在下降。这一计划的目的是让人们认识到这一点,认识到这一战略的重要性,认识到这一战略的重要性,认识到这一特马/专题的重要性,并认识到这一专题将影响到泗水1/417 Wonosari省的供水系统。这一研究方法是一种非常有效的质量研究。Subjek penelitian ini yaitu guru kelas 3a,3b,4b,5b,6a,6b.通过技术观察和观察,这一研究的数据得到了证实。数据分析技术可以还原数据、显示数据和验证数据。过去的经验表明,教育计划的基础是获得足够的资金,而不是获得资金和获得更好的分类。战略大师们希望获得与教育相关的最大收益,并希望获得与教育相关的最大收益。在这一过程中,政府将重点放在了PKn、IPS、Matematika、印度尼西亚银行、SBdP等政府机构的实质性工作上。
Gotong royong merupakan suatu bentuk kerja sama baik itu individu, individu dengan kelompok untuk melakukan kerja sama dalam menangani permasalahan yang menjadi kepentingan bersama. sesuai dengan tujuan permendikbud gotong royong merupakan salah satu upaya peningkatan pendidikan karakter di sekolah. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk-bentuk perilaku gotong royong yang masih bertahan, mendeskripsikan strategi guru dalam penanaman dan peningkatan karakter gotong royong siswa, mendeskripsikan  tema/topik pembelajaran yang menjadi sarana penanaman dan peningkatan karakter gotong royong siswa di SDN Jemur Wonosari 1/417 Surabaya. Metode penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu guru kelas 3a, 3b, 4b, 5b, 6a, 6b. Pengumpulan data pada penelitin ini dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data, dan verifikasi data. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa program pendidikan berbasis gotong royong masih bertahan hingga sekarang, namun ada beberapa siswa saja yang sulit dalam melakukan sikap gotong royong dan masih dikategorikan baik. Adapun strategi guru dalam menanamkan sikap karakter gotong royong seperti memberi contoh langsung kepada siswa, memberikan reward berupa pujian-pujian sehingga semangat gotong royong siswa sejalan dengan tujuan pendidikan di sekolah. Dalam penerapan sikap gotong royong guru menggunakan beberapa substansi dalam pembelajaran seperti pembelajaran PKn, IPS, Matematika, Bahasa Indonesia, SBdP.