The New Da’wah Strategy among Millennial Generations through Tiktok During Pandemic

The New Da’wah Strategy among Millennial Generations through Tiktok During Pandemic
复制标题

疫情期间千禧一代通过 Tiktok 宣教的新策略

DOI:
10.30983/islam_realitas.v7i2.4756
复制
发表时间:
2021
期刊:
Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies
影响因子:
--
通讯作者:
Shifa Nisrina Sujana
Shifa Nisrina Sujana
中科院分区:
--
文献类型:
--
作者:
F. N. R. Hakim;Ihsan Kamaludin;Shifa Nisrina Sujana

文献摘要

被引文献

相似文献

这项研究的重点是公众人物的战略,他们开发宗教内容,以便在千禧一代中传播宗教价值观,特别是在大流行病期间。 2019冠状病毒病疫情期间,TikTok平台的泛滥不仅被用作娱乐媒体,也被许多人用来传播宣传和使命,以在千禧一代中传播宗教价值观。这是由于该平台的受欢迎程度飙升,使得一些内容创作者和公众人物在社交媒体上开发了他们的意识形态价值观的营销。本文运用社会变迁理论和传播学发展的概念,对这一现象进行了分析。本研究采用定性描述方法,结合TikTok应用观察技术,试图深入探索各种信息,以找到可以解释这一现象的各种事实。我们还发现,使用TikTok平台的千禧一代经常开始关注各种宗教内容,有些人甚至积极填充内容,因为他们受到传播类似内容的公众人物的启发。此外,一些讲师经常使用音乐或二重唱功能提供宗教信息,以鼓励应用程序用户传播宗教教义和分享宗教知识。在2019冠状病毒病疫情中,TikTok平台的成功仅仅是媒体的一种反应,因为许多人都希望通过它来实现千年发展目标。这是一个非常受欢迎的平台,内容创造者和公众人物可以在社会媒体中发展自己的意识形态。在社会进步和发展贸易的现实面前,我们必须对当前的现象进行分析。这一研究通过对TikTok的应用进行技术观察来确定质量,并通过提供信息来确定可能导致这种现象的事实。甲米还指出,TikTok平台的一代人将成为一个具有里程碑意义的平台,因为它将改变宗教信仰,并将这些信仰转变为一种由社会大众提供的激励。我们必须通过音乐和音乐二重奏的形式来为阿迦玛提供信息,以帮助人们理解阿迦玛和阿迦玛的历史
This research focuses on the strategy of public figures who develop religious content in order to spread religious values among the millennial generation, especially during the pandemic.  The rampant use of the TikTok platform during the COVID-19 pandemic was not only deployed as an entertainment medium but was also used by many people to be able to spread propaganda and missions to disseminate religious values among the millennial generation. This is due to the popularity of that platform has skyrocketed, making some content creators and public figures develop the marketing of their ideological values on social media. By using the theory of social change and the concept of the development of communication, the authors try to analyze the phenomena that in question. This study uses a qualitative descriptive method with the TikTok application observation technique and seeks to explore various information in depth to find various facts that can explain this phenomenon. We also found that millennials who use the TikTok platform often start to look at various religious content and some are even active in filling the content because they are inspired by public figures who spread similar content. Moreover, some lecturers often provide religious information using music or duet features so as to encourage application users to spread religious teachings and share religious knowledge.Penelitian ini berfokus pada strategi tokoh masyarakat yang mengembangkan konten religi dalam rangka menyebarkan nilai-nilai agama di kalangan generasi milenial, terutama di masa pandemi. Maraknya penggunaan platform TikTok di masa pandemi COVID-19 tidak hanya dijadikan sebagai media hiburan tetapi juga dimanfaatkan oleh banyak orang untuk bisa menyebarkan dakwah dan misi penyebarluasan nilai-nilai agama di kalangan generasi milenial. Hal ini dikarenakan popularitas platform tersebut yang meroket, membuat beberapa content creator dan public figure mengembangkan pemasaran nilai-nilai ideologisnya di media sosial. Dengan menggunakan teori perubahan sosial dan konsep perkembangan komunikasi, peneliti mencoba menganalisis fenomena yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi aplikasi TikTok dan berupaya menggali berbagai informasi secara mendalam sehingga mampu menemukan berbagai fakta yang dapat menjelaskan fenomena tersebut. Kami juga menemukan bahwa generasi milenial yang menggunakan platform TikTok sering mulai melihat berbagai konten religi dan bahkan ada yang aktif mengisi konten tersebut karena terinspirasi oleh tokoh masyarakat yang menyebarkan konten serupa. Apalagi beberapa dosen sering memberikan informasi agama dengan menggunakan fitur musik atau duet sehingga mendorong pengguna aplikasi untuk dapat menjalankan ajaran agama dan membagikan ilmu agama